Gaji Belum Dibayar Selama 3 Bulan, Pekerja Sita Alat Berat Milik PT Bima Agregat Mandiri dan Akan Lapor Ke APH

Alat berat d lokasi pekerjaan Jembatan di Desa Kore yang disita oleh pekerja

KABUPATEN BIMA -  Para pekerja Jembatan Kore Kenu/sanggar pada ruas jalan piong- SP-Kore (Dak penugasan Tematik penguatan KSPP) menyita alat berat milik PT Bima Agregat Mandiri yang berlokasi di Desa Kore Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima. Penyitaan alat berat tersebut dilakukan  lantaran gaji para pekerja belum dibayar oleh pihak perusahaan. 

Salah seorang pekerja M.yamin menjelaskan, penyitaan alat berat tersebut lantaran gaji para pekerjaan belum dibayar oleh pihak perusahaan  selama tiga bulan. 

"Sementara waktu kami sita alat berat itu untuk kita jadikan jaminan karena gaji pekerja sebanyak 7 orang belum dibayar. Sudah tiga bulan gaji kami belum dibayar pihak perusahaan," jelasnya Senin (8/4/2024). 

Pria biasa disapa Wiro ini menjelaskan, dari hasil kesepakatan dengan pihak perusahaan yang memenangkan tender pekerjaan jembatan Miliar tersebut, pekerja digaji sebesar 2 juta perbulan. Bahkan kata dia, penyewaan alat untuk penjaga malam di lokasi pekerjaan belum dilunasi oleh pihak perusahaan. 

"Gaji Agil masih sisa Rp.4.000.0000, Angga tersisa 4.000.000, gaji pak Irawan masih sisa belasan juta, saya sendiri masih sisa Rp. 3.500.000. Selain itu, sewa alat milik Bahar sebesar Rp.4.000.000, alat berat Sori sebesar Rp.3.000.000, dan sewa alat wahid sebesar Rp.2.000.000, sampai sekarang belum dibayar perusahaan," Ungkapnya. 

Ia memaparkan, selain gaji pekerja, pihak perusahaan juga belum membayar hutan solar disalah satu toko di desa yang tidak jauh dengan lokasi pekerjaan Jembatan tersebut. 

"Solar lima cirgen dan Air aki di toko Anas masih hutan, totalnya Rp.850.000, dan uang pijaman 1 juta sudah sembilan bulan belum dikembalikan. Rencana kita akan kita laporkan aparat penegak Hukum dalam waktu dekat ini," tegasnya. 

Catatan, pekerjaan Jembatan Korea Kenu/sanggar pada ruas jalan piong- Sp-kore (Dak penuhasan perhatikan penguatan KSpP) dengan Nilai Kontrak: 3.765.341.000 danNomor Kontrak: 630/361/KTR/DAK/PK HBT KORE KENU-SANGGAR/2023, dikerjakan oleh PT Bima Aregat Mandiri.

Sementara itu, pihak pelaksana maupun pihak perusahaan pemenang tender pekerjaan Jembatan tersebut masih dilupakan konfirmasi. (RED


Related

Bantuan Gubernur Jabar dan Rumah Zakat yang Rp3 Miliar Dipertanyakan Warga

Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan berkunjung ke Kota Bima pada Senin, (16/1/2017)alalu, dalam rangka silaturahim sekaligus menyerahkan bantuan bagi penanganan banjir dari Rumah Zakat dan Pemerinta...

Kota Bima Perdana Akan Menggelar MTQ Berbasis IT

Rapat FGD Tim IT MTQ Kota Bima, Selasa, 6 Juni 2017 kemarin. METROMINI/DokKOTA BIMA - Dalam rangka memantapkan rencana pelaksanaan Musabawah Tilawatil Qur’an  (MTQ) Kota Bima Tahun 2017 Berbasis ...

Pansus Perangkat Desa Semakin 'Dekat'

Anggota Fraksi PAN, Ilham H. Adnan, SH. METROMINI/Agus GunawanKABUPATEN BIMA - Masalah yang mencuat dibalik penerimaan atau seleksi Perangkat Desa di 76 Desa se Kabupaten Bima yang dilaksanakan, ...

Posting Komentar

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon
:noprob:
:smile:
:shy:
:trope:
:sneered:
:happy:
:escort:
:rapt:
:love:
:heart:
:angry:
:hate:
:sad:
:sigh:
:disappointed:
:cry:
:fear:
:surprise:
:unbelieve:
:shit:
:like:
:dislike:
:clap:
:cuff:
:fist:
:ok:
:file:
:link:
:place:
:contact:

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

TerpopulerArsip Blog



Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item