15 Tahun Jadi Petugas Penjaga Pintu Air, Pria Ini Tidak Dapat Gaji

Tempat Penjaga Pintu air Madapanngga 1.METEROmini/Dok

KABUPATEN BIMA - Sungguh menyedihkan nasib tenaga Honorer Aslan warga asal Madapangga Kabupaten Bima. Selama menjalankan tugas sebagai penjaga pintu Air di Madapangga 1 ditugaskan oleh  Dinas Pengairan kabupaten bima Iya tidak pernah mendapatkan upah sebagai mana yang didapat honorer yang lain.

Aslan menjadi tenaga Honorer di Dinas tersebut hanya menggunakan Izasah Sekolah Pertama (SMP). Dia tugas disitu melanjutkan ayahnya (Almarhum).

Aslan mengungkapkan, selama dirinya bertugas  menggantikan ayahnya yang meninggal dunia 16 tahun yang lalu, ia hanya menjalankan tugasnya tanpa diupah (Gaji).

“Almarhum Bapak saya dulu bertugas disini, dan saya dilahirkan ditempat ini, Saya meneruskan karir Almarhum orang tua saya meskipun tidak di gaji" ungkap, Kamis (14/1/2020).

Menurut Aslan, bekerja sebagai penjaga pintu Air di Madapangga I lebih banyak pengalaman kerja pahit ketimbang sisi manisnya, karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat Madapangga.

Kata Aslan, warga yang memerlukan irigasi dan perpipaan khususnya warga Setempat pernah beramai-ramai datang kerumah memarahi dan mencaci maki, akibat aliran perpiaan yang tidak normal.

“Padahal warga saat itu tidak paham, pipa bocor tidak berjalan normal akibat dihantam banjir bandang” tuturnya.

Di sisi lain, kata Aslan, masyarakat tidak mengerti bahwa seketika kejadian jebolnya tanggul dan bocornya pipa itu sudah dilaporkannya ke atasan dalam hal ini kepala UPT PU kecamatan madapangga.

"Apalah daya saya, tupoksi hanya sebatas menjaga pintu Air kalau ada kendala saya laporkan keatasan hanya sebatas itu saja,” terangnya.

Aslan menceritakan, selama menjalankan tugasnya selama 15 tahun, dirinya tidak pernah diangkat sebagai honor penjaga pintu Air dan berikan upah (gaji).

“Pengalaman kerja yang manis saat itu, hanya mendapat pujian dari masyarakat, apabila irigasi dan pipa berjalan baik dan normal. Terimakasih pak Aslan Air berjalan lancar,” terangnya (RED)

Related

Brigadir Zia: Korban Ditemukan Terkelungkup, Diduga Korban Tergelincir di Parit Pembuangan Jembatan Lewi Dewa

Korban ditemukan dalam keadaan terkelungkup setelah tenggelam selama 20 jam di perairan Lewi Ntana, Kecamatan Soromandi, Kabuopaten Bima, Senin, 21 Agustus 2018. METROMINI/Dok KABUPATEN BIMA - Bha...

H. Kadir Kembalikan Tanah Milik Alm. Bola di Sambinae ke Ahli Warisnya

Kohir 163 atas nama Bola Ama La Sa yang ada di Kantor Lurah Sambinae. METROMINI/Dok KOTA BIMA - Tanah yang awalnya dimiliki oleh Bola Ama La Sa di Watasan Soncotengge, Kelurahan Sambinae, Kecamata...

Siangnya, Pemuda Tumpu Tenggelam dan Belum Ditemukan, Sorenya Terlihat Anomali Awan di Teluk Bima

Fenomena anomali awan di Teluk Bima, Senin, 20 Agustus 2018 sore. METROMINI/Dok KABUPATEN BIMA - Ada dua kejadian di Teluk Bima, Senin (20/8/2018) siang dan sore harinya. Kabar tentang hilangnya s...

Posting Komentar

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon
:noprob:
:smile:
:shy:
:trope:
:sneered:
:happy:
:escort:
:rapt:
:love:
:heart:
:angry:
:hate:
:sad:
:sigh:
:disappointed:
:cry:
:fear:
:surprise:
:unbelieve:
:shit:
:like:
:dislike:
:clap:
:cuff:
:fist:
:ok:
:file:
:link:
:place:
:contact:

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

TerpopulerArsip Blog



Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item