https://www.metromini.info/2020/04/dewan-tuding-bupati-lamban-penanganan.html
Anggota DPRD Kabupaten Bima. METEROmini/Dok
KABUPATEN BIMA - Paska rapat khusus usai penyampaian LKPJ tahun anggaran 2019 lalu, menyoal kesiapan dan kesigapan pemerintah menghadapi wabah virus corona covud-19, termasuk membahas ketersediaan anggaran, hingga kini ploting anggaran untuk penanganan wabah mematikan ini, belum jelas juntrungannya.
Sikap apatis yang terkesan lamban ini, praktis membuat legislatif angkat bicara dan menuding Bupati Bima lamban dan bersikap acuh tangani covid-19.
Legislator Mustakin dari Fraksi Nasdem, menyentil Bupati IDP sebagai kepala daerah yang tidak sensitif alias peka mencermati kondisi kekinian yang dirasakan masyarakat dunia termasuk di Kabupaten Bima.
Bupati timpal legislator yang dikenal vokal ini, tidak perlu sibuk mencitrakan diri membagikan masker dan bantuan, sementara terkait hal penting dan prinsip terkait penanganan covid-19 semisal bicara seberapa besar anggaran yang disediakan pemerintah, hingga hari ini, belum ada kejelasan besarannya.
Mestinya kata Mustakim, Bupati serius membahas alokasi penganggaran untuk covid.
"Kami saja mitra eksekutif tidak tahu sama sekali seberapa anggaran yang disediakan untuk penangangan covid-19 ini,"ketusnya.
Anggota Fraksi Gerindra, Supardi melilaht dari sudut pandang katuh korban baik yang Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) seperti di Sanggar, Bolo dan lain sebagainya yang mengemuka, pihak legislatif tidak tahu sama sekali, seperti apa kerja pemerintah dalam penanganannya.
Supardi menilai kerja eksekutif serampangan dan tidak membijaki penanganan covid-19 secara sistematis termasuk soal keberpihakan anggaran.
"sampai hari ini eksekutif tidak pernah mengajak rembug membahas ketersediaan anggaran khusus untuk penanganan virus corona ini," katanya.
Ambil contoh Kota Bima sebutnya, setelah menyediakan anggaran Rp 800 juta lebih, kini tengah mengusulkan pada legislatif perubahan anggaran penanganan covid-19 sebesar Rp 14 Miliar.
"Langkah cerdas seperti inilah yang kami harapkan dari eksekutif,"harapnya.
Duta PPP, Ardiwin, pemerintah harus sigap dalam hal penanganan covid. Tidak hanya pencitraan dengan mebagikan APD. Tapi memikirkan ekonomi masyarakat sebagai dampak dari virus mematikan ini.
Legislator yang begitu vokal dan cerdas ini, kalau memang anggaran menjadi alasan, ditengah pemerintah pusat membuka keran penggunaan anggaran melalui Inpres nomor 4 tahun 2020 yang memberikan kelonggaran bertanggungjawab untuk menggunakan anggaran dalam penanganan virus corona.
"Kami tidak melihat keseriusan Bupati dalam penanganan virus ini. Ini masalah besar, virus ini berbahaya dan menyangkut nyawa manusia. Jadi jangan main-main dengan penanganannya,"kesalnya.
Legislatif di ujung pernyataan bersamanya, meminta Bupati serius, bila perlu pangkas sejumlah penganggaran yang ada, termasuk anggaran pembangunan Masjid yang puluhan miliar ini. Sejatinya membangun tempat ibadah adalah kewajiban, tetapi menyangkut umat dan keselamatan nyawa lebih penting lagi. Tuhan maha mengetahuinya.(RED)
Related
Dua Sekdes di Sanggar, Dilantik Hari ini
Dua Sekdes di Sanggar dilantik di aula Kantor Camat Sanggar, Rabu (24/5/2017). METROMINI/Agus GunawanKABUPATEN BIMA - Setelah diketahui kelulusan dari Sekretaris Desa (Sekdes) se-Kecamatan S...
Konflk Laju VS Tolouwi, Pemkab Fasilitasi Islah
Proses islah antara Desa Laju dan Desa Tolouwi di ruang kerja Wakil Bupati Bima, Rabu, 24 Mei 2017. METROMINI/Agus GunawanKABUPATEN BIMA - Konflik antara Desa Laju (Langgudu) dan Desa Tolouwi (Monta) ...
MTQ Adalah Penanaman Jiwa Qur'ani, Bukan Sekedar Lomba. Lambu Selalu Jadi Juara
Acara penutupan MTQ Tingkat Kabupaten Bima yang ke XXIX, di Lapangan Maria, Selasa, 23 Mei 2017 malam. METROMINI/Agus GunawanKABUPATEN BIMA - Wakil Bupati Bima, Drs. Dahlan M. Noer di arena penut...
Posting Lebih Baru
Chandra: Pemda Serius Tangani Covid-19, Anggaran Target Rp 70 Miliar
Posting Komentar
FANSPAGE METROMINI
METROMINI VIDEO
Tabs
TerpopulerArsip Blog
Terpopuler
Arsip Blog
-
▼
2020
(700)
-
▼
April
(46)
- Pemdes Piong Salurkan Bantuan 100 Paket JPS Bima R...
- Bantuan JPS NTB Gemilang Untuk Kota Bima Mulai Dis...
- Bantuan JPS Bima Ramah Dinilai Tidak Berkualitas, ...
- Pasien Positif Baru Covid-19, Kabupaten Bima 4 Ora...
- Bupati Dan DPRD Jangan Bermain Petak Umpet
- Dinas Sosial Provinsi dan Kabupaten/Kota Bima Past...
- Sandiwara Anggota DPRD Kabupaten Bima Dibalik Peno...
- Pemda Geser 50 Miliar Untuk Anggaran Covid-19, Sek...
- DPRD Kritik Bupati Bima Tidak Hadir Pembahasan Ang...
- Peduli Covid-19, Ketua Golkar Kota Bima Bagi Semba...
- Peduli Dengan Tugas Wartawan, Sekwan Bagikan Maske...
- Cegah Penularan Covid-19, Pemdes Kore Terapkan Pat...
- Rafidin Tuding Bupati Lamban Pencegahan Covid-19, ...
- Rafidin Bangun Mushola AL Ikhlas Untuk Warga di Bajo
- 10 Warga Kabupaten Bima Positif Covid-19
- Maju Sebagai Balon Bupati Bima, Arifin Sudah Komun...
- Surat Sekda Kabupaten Bima Dinilai Tidak Berpihak ...
- Perbup Nomor 11 Mengatur Hak Dewan Akan Direvisi
- Murni Suciyati Ajak Perempuan Kenakan Rimpu Pengg...
- Suryadin Hibahkan Gaji Selama 5 Bulan Untuk Covid-19
- Add Rp1,4 Miliar Sudah Disahkan, Kades Piong Minta...
- Siapkan Puluhan APD, M Erwin Komitmen Bantu Para T...
- Perbup Nomor 11 Ikut Campur Urus Legislatif, Waki...
- Minum Sidamenthrin, IRT di Hu'u Kritis
- Bulog Cabang Bima Salurkan Sembako Untuk Korban Co...
- Peduli Wabah Corona, Anggota Dewan Dedy MT Siapkan...
- Bulog Cabang Bima Jual Produknya Secara Online
- Pulang Dari Zona Merah, IDP-Dahlan Tidak Harus Lak...
- Dewan Tuding Bupati Tidak Jelas Mengelola Anggaran...
- Dandim 1608 Bima Sumbang Masker Pada Wartawan
- Masuk Menggunakan Kapal Kayu Lewat Dermaga Karamp...
- Chandra: Pemda Serius Tangani Covid-19, Anggaran T...
- Dewan Tuding Bupati Lamban Penanganan Covid-19
- 4 Kali Tidak Hadiri Panggilan, Pansus LKPJ Tuding ...
- Kades Angkat Staf Jadi PLT Sekdes, Tajuddin: SK Pe...
- Arifuddin: Pekerjaan DD 2019 Sudah Terlaksana
- Bagi Masker Bersama Syafa'ad di Langgudu, Murni Aj...
- Puluhan Tahun Jalan Monta Dalam Rusak, Warga Tudin...
- Diduga Menyalahgunakan DD, LSM KPSPI Desak Inspekt...
- Masuk di Langgudu, Syafa’ad Bagi Masker Untuk Warga
- Petani Jagung di Parado Terancam Gagal Panen
- Bagi Masker di Sape Lambu, Syafa'ad Dipuji Warga
- Tim Syafa'ad Bagikan 50 Ribu Masker di 10 Titik St...
- Masih Banyak Program Tidak Terlaksana, ADD Desa Sa...
- Supardi Desak Pemda Tuntaskan Penyediaan Air Bersi...
- Dedy MT: Tambora Kaya Akan Hasil Laut Dan Ikannya,...
-
▼
April
(46)
Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.