https://www.metromini.info/2018/11/angga-siap-hadapi-laporan-polisi-ini.html
KABUPATEN BIMA - Laporan polisi yang disampaikan seorang warga asal Desa Taloko, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima terhadap Wirawan alias Angga, ASN di DPMDes Kabupaten Bima, akhirnya memberikan klarifikasinya ke kantor redaksi Metromini, di Jalan Durian, 06, RT. 08/03, Kelurahan Rabangodu Utara, Kecamatan Raba, Kota Bima, Jum'at (30/11/2018) pagi.
Angga mengatakan, terkait pengambilan uang yang diberikan oleh Ibu Marsan sebenarnya statusnya itu sebagai pinjaman saja. Dan dalam hal ini, kata dia, ada keterlibatan pihak yang lebih bertanggung jawab terhadap uang tersebut.
Ia menjelaskan, posisinya dalam GP Ansor dalam hubungan pendistribuasian bibit jagung, tidak masuk secara struktural aktif. Tapi, keberadaannya atas kordinasi dengan seorang kordinator dari Pimpinan Pusat GP Ansor yang telah membuat MoU dengan Dinas Pertanian Provinsi NTB dalam kaitannya penyebaran bibit jagung biji 18 di wilayah Kabupaten Bima.
"Saya tidak masuk secara langsugn di GP Ansor. Tapi, keterlibatan saya bagian dari kordinasi kerja dan kesepatakan dengan kordinatro GP Ansor yang ada di Bima, dalam hal urusan pendistribusian bibit jagung," papar dia.
Kata dia, di tengah hubungan kerja yang terjalin dengan kordinator yang mewakili GP Ansor di Bima, adan banyak orang yang bertugas pada masing-masing kecamatan. Dan kebetulan, Angga mengaku, dia mengatur pembagian bibit untuk di Kecamatan Sanggar.
"Dan kalau dibilang saya GP Ansor, saya GP Ansor karena dalam kegiatan ini mewakili kordinator yang ada di Bima yang telah ditunjuk oleh Pimpinan Pusat. Kalau bicara bukan, yang pasti bukan, sebab saya tdidak masuk ke dalam kepengurusan," pungkas PNS di Dinas PEMDes Kabupaten Bima itu.
Ia mengungkapkan, saat ini proses pendistribuasian, ada Ketua Kelompok Tani (Koptan) dari Desa Oi Saro berinisal L yang mendapat bantuan bibit sesuai dengan daftar yang ada di CPCL (Calon Petani Calon Lapangan). Dalam komunikasi selanjutnya, L didampingi oleh seorang rekannya asal Desa Piong berinisial K.
"Dari L dan K inilah saya mengenal Ibu Masran. Dan sebenarnya mekanisme yang ada di dalam tubuh GP Ansor, bagi penerima bantuan yang terdaftar dalam CPCL akan diterbtikan kartu anggota yang menerangkan sebagai kelompok tani binaan GP Ansor.
"Dan dalam pemberian kartu yang ke depannya berfungsi sebagai identitas penerima tetap bantuan tetap, kesepakatan sebelumnya juga bersama kelompok tani per orangnya ditarik biaya Rp200.000," sebutnya.
"Dan karena ada kebutuhan. Akhirnya saya meminjam uang ke Ibu Marsan yang dikenali melalui L dan K. Dan peminjaman uang tersebut diketahui mereka bedua," sambung dia.
Angga menegaskan, uang yang diberi oleh Ibu Masran, dirinya sudah mendistribusikan bibit jagung sebanyak 300 lebih dos yang pemberiannya harus melalui CPCL yang telah ditentukan. Namun, oleh L selaku ketua kelompok dan diduga dibantu oleh K, bibit jagung yang semestinya mampu mengganti uang yang diambil dari Ibu Masran, tidak diindahkan oleh kedua warga asal Kecamatan Sanggar itu.
"Keliru saat saya dibilang penipu. Di tengah saya sudah mendistribusikan bibit jagung sesuai dengan komitmen awal bersama L dan K maupun Ibu Masran dan suaminya. Dan komitmen tersebut, sesuai dengan kesepakatan saat penyerahan uang yang di Hotel Favorite lalu," tandas dia.
Ia mengaku, komitmen administrasi untuk penerbitan kartu anggota binaan GP Ansor, yang semestinya sudah harus diserahkan, tapi hingga saat ini, dari pihak CPCL atau Kelompok Tani yang sudah menerima bibit belum memberikan satu rupiah pun.
"Sebenarnya, soal bibit jagung untuk jatah CPCL di Desa Oi Saro. Secara tehnis sudah disalurkan. Dan penyaluran dilakukan kepada CPCL yang sudah ditetapkan di bawah ketua saudara L. Dan saya menduga ada masalah antara L dan Ibu Masran," jelasnya.
"Memang, soal kuitansi itu benar kalau saya yang menandatangani. Tapi, kerja saya sudah saya lunasi dengan menyerahkan bibit ke Desa Oi Saro sebanyak 300 lebih dos. Bahkan suami dari Ibu Masran, anggota kelompoknya juga diberikan 29 Dos. Intinya, pasca bibit diserahkan, ituurusan mereka. Saya sudah menyerahkan bibit jagung untuk Desa Oi Saro. Dan saya tegaskan tidak ada penjualan bibit yang kami lakukan," tutur dia menegaskan.
Terakhir, Angga mengatakan, terkait dengan laporan yang telah disampaikan oleh Ibu Masran,l dirinya siap untuk mengikuti proses yang ada.
"Kalau ada pemanggilan saya akan penuhi. Dan saya tidak pernah menipu. Bibit sudah saya bagikan. Masalah yang ada mungkin ada hal lain antara L, K dan Ibu Masran. Dan agar lebih jelas, lebih baik Saya, L, K dan Ibu Masran dipertemukan untuk membahas persoalan ini dan mencari solusinya," tutup warga asal Kelurahan Rabadoumpu Barat, Kota Bima itu. (RED)
Related
Di Desa Bugis, Jadwal Pilkades Ulang Dua Kubu Warga Berbeda Keinginannya
Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri. SE saat memantau pelaksanaan Pilkades serentak yang dilaksanan pada tanggal 20 Desember 2018 lalu, GOOGLE/Image KABUPATEN BIMA - Pelaksanaan Pemilihan ...
Dua Pelaku yang Dituntut Warga Naru dan 5 Pemilik Sajam Diamankan Patroli Gabungan Sape
Para pemilik senjata tajam yang diamankan di Mapolsek Sape setelah ditemukan senjata tajam oleh Aparat Gabungan di Pelabuhan Sape, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Sabtu (12/1/2019) malam. METROMINI/...
Posting Komentar
FANSPAGE METROMINI
METROMINI VIDEO
Tabs
TerpopulerArsip Blog
Terpopuler
Arsip Blog
-
▼
2018
(511)
-
▼
November
(134)
- dr. Fatur: Pekerja Bangunan Marina Resort Yang Men...
- Angga Siap Hadapi Laporan Polisi, Ini Klarifikasi ...
- Nihil Acara Budaya di Daerah, Warga Sorot Rombonga...
- TIM JATANRAS BEKUK PELAKU CURANMOR DI SAPE YANG SE...
- "Dilapor Polisi", PNS Yang Juga Disebut Pengurus G...
- Bantuan Traktor Roda Empat Seret Nama Wakil Bupati...
- Mapala 'Londa' STKIP Bima Gelar 'Sport Climbing Co...
- Timbunan di Sungai Padolo Tak Diangkut Keluar, Car...
- Banjir "Bertamu" di Rumah Warga Sape dan Lambu, "D...
- LMND Eks Kota Bima Gelar Kaderisasi Calon Anggota ...
- Polemik FPKT Kabupaten Bima Dilantik Tanpa Proses ...
- "Dilapor Polisi", PNS Yang Juga Disebut Pengurus G...
- Kapolres Bima Dirikan Rumah Keluarga Miskin Tuna W...
- Pekerja Marina Resort Asal Banyuwangi, Dikabarkan ...
- Warga Taloko: Saya Ditipu Oknum ASN DPMDes Rp120 J...
- Belasan Warga Gugat BPN Kota Bima di PTUN, Terkait...
- Pemilik Sabu di Madawau Diringkus, "Hasil Pengemba...
- Traktor Empat Roda Diduga Diberikan ke Koptan Fikt...
- Warga Taloko: Saya Ditipu Oknum ASN DPMDes Rp120 J...
- Nihil Bantuan dari Pemkot Bima, IMKOBI Gelar Festi...
- Caleg Asal Panggi, Luken Pertanyakan Janji Lutfi-F...
- Hilangnya Kegiatan "Hanta U'a Pua", Zainuddin Sara...
- Suara Protes Pemuda Warnai Camat Woha Dilantik Jad...
- BEM STISIP Gelar Baksos di Desa Buncu, Kecamatan Sape
- Bukan Perempuan, Tapi Negara Penjaga Perdamaian Dunia
- Warga: Kematian Siswi di SMPN 7 Lambu, Diduga Kare...
- Wajah Oligarki, Diballik Mimpi Visi-Misi Bima RAMAH
- Saat ini Ada 5 Perkara Korupsi di Bima Sedang Disi...
- Seorang Siswa Ditemukan Tewas Tenggelam di Bendung...
- Tak Dapat Bibit Jagung, Petani di Desa Sandue Data...
- Polisi: Keluarga Korban Tenggelan di Bendungan Tan...
- Tingkatkan Pencegahan Korupsi, APIP dan APH Teken ...
- Mayat Siswi SMAN 2 Lambu, Rosmini Ditemukan Membus...
- Berkat CCTV, Gadis Pencuri Handphone Milik Bidan A...
- Polisi: Demo di STIE, Mahasiswa Wajib Lapor Bukan ...
- Ditangkap di Dompu, Setelah Pemuda ini Bacok Suami...
- Pemuda Lewirato Terkena Panah, "KBO Reskrim: Soal ...
- Dua Tahun Jena Teke Dilantik, Upacara "Hanta U'a P...
- Pendakian Jalur Oi Marai Menuju Puncak Tambora, Ki...
- Dua Pekan Kasus Kematian di Kendo Ditangani Polisi...
- 4 Bulan Tersangka Seumur Hidup ini Ditahan Polisi,...
- Warga Kawinda Toi-Tambora, Keluhkan Tak Ada Sinyal...
- Kapolres Himbau Stop Perladangan Liar dan Bakti An...
- BUMDes Piong Dapat Modal Rp58 Juta dari ADD 2018
- Muswil PKB PII NTB Digelar, Husni Thamrin Kembali ...
- Pejabat Pemkot Dapat Bantuan Kompor Gas, Seorang W...
- Kedok Almamater "Berwajah Kriminal ", Catatan Diba...
- Kebakaran di Kole Mobil Damkar Tak Datang, Alasan ...
- Sekda, Diduga Terlibat Kasus Menggaji ASN Berstatu...
- Malam Maulid, Ada Alunan Dangdut di Pandopo Bupati...
- DPMDes: Tak Ada Pembahasan Lagi Pilkades Kawinda N...
- Kades Kore Tegaskan Uang Hibah Lahan Kuburan dari ...
- "Hanta Ua Pua" dan Tanggung Jawab Membangun Bima
- Kantor Panwascam Ambalawi, Jadi Korban Amukan Mant...
- KM. Sabuk Nusantara 84, Kapal Perintis Milik PT. P...
- Mahasiswa Unismuh Makasar Asal Rato-Lambu, Alami K...
- Kejati Panggil Banyak Pihak Terkait Pengadaan Tana...
- Kepala PT. PELNI Bima Nilai Ijin SIUPAL-nya Menyan...
- Kapolsek Wera Amankan 3 Pemuda Diduga Pengguna Sab...
- 20 Rumah di Desa Golo Sepang, Manggarai Barat, Rat...
- Grebek di Sadia Dapat BB 11,5 Gram, Lima Pemuda da...
- Kampanye Mari Menanam, Lebih Baik Dari Pada "Mengu...
- Dua Bulan Pemadaman Bergilir Bergulir, Warga Tanya...
- "Penzaliman" Safrudin Sebagai Calon Kades Kawinda ...
- Rp584 Juta Raib, Tak Lama Aroji Turun dari Mobilny...
- Dua Bulan Pemadaman Bergilir Bergulir, Warga Tanya...
- Dandim: Bukan Dibacok, Diduga Warga Desa Tambe Dip...
- Diduga Dibacok Warga Desa Bolo, Warga Desa Tambe B...
- Pulang Nilkah dari Sampungu, Rombongan Warga Desa ...
- Pasutri dan Anaknya Tabrakan di Teka Sire, Ayah da...
- Dicek NIK Online, Keluar Alamat di Dompu, KTP Dita...
- Mau Dapat Mitan di Wera? Harus Antri dan Desak-des...
- Desak Pengurus Gelar LPJ dari Tahun 2015, Jika Tid...
- 8.868 Peserta CPNS Kabupaten Bima, Lolos PG Hanya ...
- 6 Bulan Dinanti Tak Keluar Sertifikat, Pelayanan B...
- Pemuda Asal Lambu Keluhkan Urus NPWP dan Administr...
- Mantan Wagub, BM Harap SAMOTA Tambah Atraktif dan ...
- Warga: Ada Dua Tahanan Polsek Sanggar Kabur, Seora...
- Penyaluran Bibit Jagung oleh PBNU di Sanggar, Peta...
- Warga Minta Ketua FPKT Kobi, Tunjukkan KTP dan Uba...
- Tak Loloskan Safrudin Jadi Calon Kades Kawinda Nae...
- Diduga PT. Pelni Jadi Agen Kapal Kargo dan Asing, ...
- 15 Tahun, SDN Doro Mbolo di Tambora "Miskin" Perha...
- Sekda dan Qurais Sudah Diperiksa Unit Tipikor, "Di...
- Pertigaan Lewirato Kerap Jadi "Ring Tinju" Bagi Pe...
- Jembatan Jebol di Sanggar Tak Diperbaiki, Jalan Al...
- "Pemain Miras" di Family Ideal Karaoke Tiba-tiba "...
- Dilapor Polisi, Lelaki Beristri Kabur Setelah "Gau...
- Berkendara di Desa Utan, Pria Asal Taliwang Tewas ...
- Diguyur Hujan Beberapa Jam, Banjir Bandang Melanda...
- Viral di Sosmed!!! Dikes Kota Bima Langsung Jenguk...
- TMMD ke 103 Kodim 1608/Bima Tahun 2018 Resmi Ditut...
- Karangan Bunga di Pelataran Arena Pelantikan KNPI ...
- Diguyur Hujan Beberapa Jam, Banjir Bandang Melanda...
- DPMDes: Pencoratan Safrudin dari Calon Kades Kawin...
- Digadai Anaknya Karena Kepepet, Motor Dinas Kades ...
- "Kisruh KNPI Kobi Sejak Musda hingga Pelantikan", ...
- "Omelan Sekdis", Dibalas Nukman dengan Ungkap Kead...
- Viral di Sosmed!!! Dikes Kota Bima Langsung Jenguk...
- Camat Sanggar Akui Belum Ada Batas Wilayah Anatara...
-
▼
November
(134)
Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.